Istimewa

telusur.co.id – Petuga gabungan dari unsur Polres Depok, Koramil dan jajaran satuan polisi pamong praja (Satpol PP) Kota Depok, akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap keberadaan warung remang-remang, di Kelurahan Jatijajar, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat, Minggu (27/5/18).

Petugas pun meratakan bangunan tersebut dengan tanah. Sebab, warung itu bandel setelah diberi peringatan tidak menggubrisnya. Kedua warung yang dirobohkan itu, ternyata juga menjajakan minuman keras yang tidak memiliki izin edar.

“Sudah kita kasih peringatan, sampai surat peringatan tiga kali, dan kita beri waktu buat bongkar sendiri. Tapi nggak dibongkar-bongkar,” kata Kabid Ketenteraman Masyarakat Transmas Tibum dan Pamwal Satpol PP Depok, Kusumo.

Bahkan, surat keluhan warga sekitar terhadap keberadaan warung remang-remang sudah masuk ke Pemkot Depok sebulan lalu, mereka pun meminta ditertibkan. Bukan hanya itu, lahan yang digunakan untuk berjualan tersebut merupakan jalur hijau, dan berada di bantaran kali.

Sementara itu, pemilik warung tersebut Tegar (30), membantah menjual miras. Dirinya mengaku hanya menjual kopi. “Ini warung kopi biasa,” kata dia. [ipk]

Bagikan Ini :