Ketua DPRD DKI JAkarta, Prasetio Edi/Net

telusur.co.id – Keputusan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melepas saham di PT. Delta Djakarta, dianggap tidak tepat.

Pendapat tersebut sebagaimana disampaikan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Senin (28/5/18).

Prasetio tetap pada keyakinannya, jika perusahaan pembuat bir itu adalah perusahaan ‘sehat’ yang bisa memberi pemasukan untuk Pemprov DKI. Dan menurutnya, perusahaan itu tidak pernah merugikan Pemprov DKI. Maka dari itu, seharusnya saham tidak perlu dilepas.

“Ini perusahaan sehat yang bisa (memberi) pemasukan. Kalau itu bermasalah, nggak apa-apa (dilepas sahamnya),” kata politikus PDI Perjuangan itu.

Dia meminta Pemprov DKI Jakarta, di bawah Gubernur dan Wakil Gubernur Anies Baswedan-Sandiaga Uno, tidak mempersoalkan masalah haram dan halal.

Jika persoalannya adalah halal dan haram, maka seharusnya Anies dan Sandi bukan menjual sahamnya, melaikan menutup perusahaan pembuat bir tersebut.

“Jadi jangan dijual, tutup saja perusahaannya, pabriknya ditutup saja.”

Terkait Pemprov DKI yang sudah menyerahkan surat pelepasan saham PT Delta kepada DPRD DKI. Dirinya mengatakan akan mengkaji surat itu dalam rapat.

Pemprov DKI sudah memiliki saham di perusahaan itu sejak 1970. Pemprov DKI memegang saham 26,25 persen di PT Delta Djakarta. [ipk]

Bagikan Ini :