telusur.co.id – Dalam rangka mempererat tali silaturrahmi, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bung Karno menyelenggarakan pojok takjil Bung Karno. Event Pojok takjil ini adalah tahun kedua yang diselenggarakan pada setiap bulan Ramadhan.

Penggagas pojok takjil, Azmi Syahputra mengatakan, pojok takjil Bung Karno merupakan salah satu sarana persatuan dalam berinteraksi civitas kampus pada saat berbuka puasa.

“Semua civitas kampus dari berbagai latar belakang suku ras atau agama dapat berkumpul, maka acara berbuka bersama ini menjadi wadah diplomasi untuk meningkatkan kualitas kerukunan yang berdampak pada  persatuan bangsa.”

Tak hanya dengan mahasiswa sebagai panitia pelaksana dan semua untuk sivitas kampus, acara ini juga melibatkan warga sekitar kampus. “Semua boleh mengambil makanan dan minuman yang disediakan oleh panitia dan semuanya gratis,” katanya.

Yang lebih membahagiakan adalah makanan yang disiapkan untuk berbuka puasa bagi kaum muslim dibantu oleh mahasiswa yang non muslim temasuk yang ikut gabung makan buka bersama teman teman yang non muslim. Semua berbaur dengan mahasiswa muslim sehinggga melalui wadah ini diharapkan jadi contoh sekaligus muncul sikap bertoleransi atas keberagaman bangsa. “Ini hal positif untuk memperkuat wawasan kebangsaan Indonesia,” tambah Azmi.

Terakhir, masih kata Azmi, bagi mahasiswa yang kadang buru buru di perjalanan menuju kampus tidak perlu khawatir karena di wadah ini disediakan takjil yang cukup. Lebih lanjut Azmi berharap acara ini dapat terus berlanjut dan kedepan kemanfaatannya dapat menjangkau lebih banyak lagi pada masyarakat luas. (ham)

Bagikan Ini :