Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond J Mahesa/Net

telusur.co.id – Terbitnya Peraturan Presiden (Perpes) Nomor 42 tahun 2018 mengenai gaji pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dinilai mendiskreditkan wibawa tokoh-tokoh yang bergabung didalamnya. Sebab, tokoh-tokoh dewan pengarah BPIP adalah orang-orang yang dihormati oleh masyarakat.

“Dalam konteks ini bisa juga pak Jokowi menjerumuskan Mbak Mega, Pak Mahfud dan Buya Syafii supaya diuji responsnnya oleh masyarakat, seolah-olah kalau berhadapan dengan Buya Syafii, Pak Mahfud Bu Mega masyarakat tidak berani mengkritik,” kata politikus Gerindra Desmond J Mahesa, saat ditemui telusur.co.id di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (28/5/18)

Meski demikian, Wakil Ketua Komisi III DPR ini menganggap wajar bila seorang kepala negara mengeluarkan sebuah kebijakan, yang terkadang bertentangan dengan kehendak rakyat. Karena, dia masih berkuasa.

“Apapun yang dilakukan pak Jokowi hari ini kan tergantung pak Jokowi, sekarang kan dia berkuasa suka-suka dialah,” imbuhnya.

Namun, lanjut Desmond, jika Pilpres 2019 mendatang, Jokowi tak lagi terpilih, maka kebijakan yang bertentangan dengan keinginan publik itu bisa dicabut oleh presiden yang baru.

“Kalau dia tidak menang (Pilres 2019,red) orang akan menilai (kebijakan-kebijakannya. Ini kan tahun politik saya pikir pak Jokowi paham ini, apakah mengeluarkan (perpres) ino dalam rangka menjinakkan tokoh-tokoh itu atau bagian dari proses menguji coba respons masyarakat terhadap keputusan dia,” tukas dia.

Sebelumnya, melalui Perpes Nomor 42 tahun 2018 mengenai gaji pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Ketua Dewan Pengarah, Megawati Soekarnoputri mendapatkan gaji sebesar Rp112.548.000 perbulan.

Sedangkan masing-masing Anggota Dewan Pengarah BPIP masing mendapatkan gaji sebesar Rp100.811.000. Ada delapan anggota BPIP. Mereka adalah Try Sutrisno, Ahmad Syafii Maarif, Said Aqil Siradj, Ma’ruf Amin, Mahfud MD, Sudhamek, Andreas Anangguru Yewangoe, dan Wisnu Bawa Tenaya

Kemudian, Kepala BPIP, Yudi Latief, mendapatkan gaji Rp76.500.000, Wakil Kepala BPIP Rp63.750.000, Deputi BPIP Rp51.000.000, Staf Khusus Rp36.500.000.[far]

Bagikan Ini :