telusur.co.id – Tercecernya ribuan Kartu Tanda Pengenal Elektronik ( KTP-el ) di simpangan Semplak, Bogor, Jawa Barat harus segera didalami. Pasalnya dalam KTP-el itu beralamat di Sumatera Selatan.

Menyikapi hal itu, anggota Komisi III DPR asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nasir Djamil mendesak Pimpinan DPR segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) “KTP gate”  Agar tidak menimbulkan efek buruk menjelang pilkada, Pileg, dan Pilpres.

“Pansus ini adalah bentuk tanggungjawab DPR guna menyelamatkan Indonesia dari kelompok penjahat dan negara asing yang ingin merusak dan merampok proses kehidupan berbangsa dan bernegara”,ucapnya dalam keterangan yang diterima telusur.co.id, Selasa (28/5/18).

Tak hanya itu lanjut Nasir, dirinya juga meminta aparat kepolisian segera mengusut permasalahan itu sampai tuntas. Karena, KTP adalah identitas yang bisa juga digunakan untuk melakukan kejahatan.

“Saya yakin tercecernya KTP tersebut ibarat kata pepatah, sepandai-pandainya tupai meloncat akhirnya jatuh juga”, ujar Nasir memberikan perumpamaan.

Politisi asal Provinsi Aceh ini juga mendesak pimpinan Polri untuk tidak ragu menyelidikinya. Karena, sangat aneh kalau KTP yang diduga palsu itu tidak diproses dengan langkah hukum.

“Tanpa perlu didorong-dorong oleh politisi dan publik, polisi wajib menyelidiki kasus ini sampai tuntas. Sangat miris dan ironis bahwa di negeri ini identitas bisa dipalsukan dan kemudian digunakan untuk kejahatan”, ujar Nasir.

Kepada Presiden Jokowi, Nasir Djamil meminta agar segera dibentuk tim pencari fakta independen guna menelusuri dugaan KTP palsu tersebut. “Mewujudkan pemerintahan yang berwibawa adalah dengan cara mengusut tuntas kasus KTP palsu agar ke depan tidak ada orang yang berani memalsukan identitas untuk melakukan kejahatan”, ujarnya.[far]

Bagikan Ini :