telusur.co.id – AVP Corporate Communication PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Dwimawan Heru mengatakan sebagai salah satu upaya memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2018 (Idul Fitri 1439 H), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melakukan sejumlah pembenahan dan strategi dalam mengelola Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) atau _rest area_. _Rest area_ merupakan lokasi yang krusial dalam pelaksanaan arus mudik atau arus balik setiap lebaran, dan kerap menyebabkan kepadatan arus lalu lintas di dalam jalan tol.

Oleh karena itu, katanya, Jasa Marga melakukan serangkaian upaya guna menjamin kenyamanan dan keamanan para pengguna jalan tol, khususnya pemudik. Pada lebaran kali ini, Jasa Marga menerapkan sistem manajemen _rest area_, salah satunya adalah _rest area moniroring_ yang merupakan terobosan baru sebagai sebuah sistem yang dapat mengawasi seluruh wilayah _rest area_.

_Rest area monitoring_ merupakan sistem pengawasan dengan menggunakan teknologi CCTV, yaitu dengan memasang CCTV yang berfungsi untuk _Vehicle Counting_ dan _Surveillance_ yang dapat mendeteksi jumlah dan jenis kendaraan yang masuk dan keluar rest area, serta menghitung ketersediaan lahan parkir, sehingga dapat memandu petugas dalam pengaturan lalu lintas di rest area.

Menurut dia, kamera atau CCTV _counting_ dan klasifikasi kendaraan ditempatkan pada akses masuk dan keluar _rest area_. Hasil counting dan klasifikasi kemudian akan ditampilkan di Variable Message Sign (VMS) atau layar display pada akses masuk _rest area_. Petunjuk ini juga dapat memberikan pilihan kepada pengguna jalan untuk memilih _rest area_ yang akan disinggahi, dengan melihat kapasitas parkir yang tersedia.

“Dengan sistem _rest area monitoring_ tersebut, jumlah kendaraan akan terpantau, arus lalu lintas di dalam _rest area_ dapat terdistribusikan dengan baik dan tidak menimbulkan kepadatan kendaraan, sehingga pada akhirnya berdampak pada kelancaran arus lalu lintas di jalan tol,” katanya.

Saat ini, _rest area monitoring_ telah diterapkan di 11 _rest area_ di jalan tol milik Jasa Marga, yakni:

Ruas Jakarta-Cikampek:
1. Rest Area Km 19.
2. Km 39 A.
3. Km 57 A.
4. Km 62 B.
5. Km 42 B.

Ruas Purwakarta-Bandung-Cileunyi (Purbaleunyi):
1. Km 72 A.
2. Km 72 B.
3. Km 97 B.
4. Km 88 A.
5. Km 88 B.

Ruas Palimanan-Kanci (Palikanci):
1. Km 207 A.

Ke depannya, Jasa Marga akan mengembangkan fitur _rest area monitoring_ dengan deteksi kendaraan yang masuk dan berapa lama kendaraan parkir, dan memberikan _announcer_ (alarm) untuk mengingatkan ketika kendaraan tersebut sudah terlalu lama parkir, deteksi prakiraan kepadatan kendaraan di dalam _rest area_, dan sebagainya.

Penerapan sistem _rest area monitoring_ tidak hanya akan diterapkan pada saat lebaran saja, namun akan selalu diterapkan pada hari-hari lain, terutama saat akhir pekan. Hal tersebut mengukuhkan komitmen Jasa Marga dalam memberikan pelayanan terbaiknya di _rest area_.

Dalam pelaksanaan arus mudik dan balik, Jasa Marga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol khususnya pemudik untuk selalu mempersiapkan kondisi tubuh dan kendaraan dalam kondisi yang prima. Jika mengalami kelelahan dan ngantuk, maka pengguna jalan tol disarankan untuk beristirahat sejenak di _rest area_ terdekat. [Red]

Bagikan Ini :