Net

telusur.co.id- Ketum Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak meminta pemerintah tak menjatuhkan wibawa tokoh-tokoh yang tergabung dalam Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dengan persoalan gaji.

Hal tersebut disampaikannya terkait dengn gaji fantastis Dewan Pengarah BPIP usai Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpres Nomor 42 tahun 2018.

“Saran saya pemerintah jangan menghina tokoh-tokoh bangsa tersebut dengan uang gaji seperti itu,” ujar Dahnil dalam keterangannya, Selasa (29/5/18).

Dahnil menambahkan, akibat polemik tersebut, para tokoh bangsa itu menjadi sasaran publik.

“Mereka dipersalahkan oleh publik di tengah keprihatinan bangsa seperti saat ini,”paparnya.

Dahnil menilai, para fungsionaris BPIP seperti Megawati Soekarnoputri, Buya Syafii Ma’arif, Try Soetrisno dan lainnya, sudah selesai dengn urusannya. Jadi, diharapkan mereka tak jadi sasaran atas dikeluarkannya Perpres tersebut.

“Bagi saya, pemberian gaji sebesar itu sejatinya menghina integritas dan kapasitas beliau-beliau. Tidak ada nilai uang yang sebanding, bagi saya yang bisa diberikan kepada beliau-beliau,” tukasnya.[far]

Bagikan Ini :