Net

telusur.co.id – Ketua DPD Partai Nasdem Pamekasan, Abdullah Ibrahim geram dengan sikap yang dilakukan sebagian pengurus dan anggota partai yang mengalihkan dukungan ke pasangan Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) di pilkada Pamekasan.

Karenanya, diapun akan memberikan sanksi berat kepada pengurus yang mbalelo. Pihaknya akan memberi sanksi pemecatan dari kepengurusan dan keanggotaan partai.

“Sejak awal, kita memang mendukung Kholifah, dan sampai saat ini, dukungan kami terhadap Kholifah tetap,” katanya, menjelaskan.

Namun, Dulla sapaan karib Abdullah Ibrahim menyatakan, dukungan terhadap Pasangan Calon Berbaur itu bukan atas nama institusi partai, akan tetapi sebagai anggota partai saja. “Sebab, secara institusi, dukungan Nasdem sejak awal memang kepada Kholifah,” katanya, menjelaskan.

Pilkada di Kabupaten Pamekasan akan digelar 27 Juni 2018. Sebanyak dua pasangan calon bupati dan wakil bersaing untuk memperebutkan dukungan masyarakat pada pesta demokrasi lima tahunan itu.

Pasangan dengan nomor urut 1 adalah Baddrut Tamam-Raja’e (Berbaur) yang didukung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra.

Sedangkan pasangan calon dengan nomor urut 2 adalah Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Demokrat, Partai Golkar, dan Partai Nasional Demokrat (NasDem). (ant)

Bagikan Ini :