telusur.co.id – Setelah dituntut dengan hukuman pidana penjara selama 12 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum, bekas pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi, berencana melaporkan hakim Pengadilan Tipikot yang menagani kasusnya ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung.

Alasannya, majelis hakim Tipikor yang dipimpin Syaifudin Zuhri memihak lantaran pihaknya tak diberi tenggat waktu lebih lama untuk menyusun dakwaan. Dirinya hanya diberikan waktu sepekan untuk menyusun nota pembelaan atau pledoi.

“Saya akan lapor langsung pada pimpinan KY, MA, bahwa ternyata hakim melanggar pasal 158, dia (hakim) menunjukan sikap dalam hal ini memihak,” kata Fredrich usai mendengarkan pembacaan tuntutan atas dirinya, di pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (31/5/18).

Dalam tuntutannya, jaksa menilai Fredrich pantas dikenakan hukuman pidana penjara selama 12 tahun penjara ditambah pidana denda dengan nominaal berjumlah Rp 600juta subsider 6 bulan penjara.

Fredrich sendiri terlibat dalam tindak pidana merintangi penyidikan dalam kasus korupsi e-KTP yang saat itu tengah mengusut keterlibatan kliennya, Setya Novanto. [ipk]

Bagikan Ini :