Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan/Net

telusur.co.id – Polemik pihak Istana Negara dengan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional Amien Rais semakin meruncing. Bahkan, Istana meminta agar Amien menjaga tutur katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Dewan Pembina PAN, Taufik Kurniawan berkilah, perbedaan Amien-Jokowi adalah hal biasa.

“Kembali lagi pada lagu yang saya sampaikan ‘biarlah yang hitam menjadi hitam manalah mungkin jadi putih, biarlah rembulan di atas sana manalah mungkin turun ke bumi’. Konteksnya saling menghargai,” kata Taufik di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/5/18).

Amien Rais, dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Persaudaraan Alumni (PA) 212, sebelumnya menyebut InsyaAllah Presiden Joko Widodo bakal dilengserkan.

Bagi Wakil Ketua DPR ini, pernyataan seperti itu tak perlu diambil pusing oleh para pendukung Jokowi. Bahkan, tak usah menganggap peseteruan itu bakal membuat perpecahan kedua pemimpin bangsa.

“Jangan kemudian masing-masing pihak merasa seolah-olah ini terjadi perpecahan anak bangsa. Pak Amien juga terbuka,” kata dia.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengkritik Amien Rais yang menyebut Jokowi akan dilengserkan oleh Allah.

Dia meminta agar seseorang (Amien Rais) tidak memposisikan diri sebagai Allah, menentukan apa yang akan dilakukan-Nya kepada manusia.

“Allah yang mengubah nasib suatu kaum kalau kaum itu mau berubah. Jangan Anda bertindak seperti Allah kemudian menurunkan takdir dan berbuat semaumu. Jangan. Jaga lisan mu sebagai pemimpin,” kata Ngabalin di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Negara Jakarta, Rabu (30/5/18) kemarin. [ipk]

Bagikan Ini :