Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Jelang perayaan Idul Fitri pemerintah harus melakukan antisipasi stok Tabung gas tiga kilogram, hal itu agar tidak terjadi kelangkaan.

“Kami mendorong pemerintah untuk memperhatikan hal ini sebaik-baiknya agar tidak terjadi kelangkaan mendekati hari raya Idul Fitri,” kata Anggota Komisi VII DPR Andi Yuliani Paris di Jakarta, Jumat (1/6/18).

Setiap tahun dikatakan Andi, berbagai daerah selalu terjadi kelangkaan gas elpiji. nemun penyebab kelangkaan itu tidak di ketahui secara pasti, apakah stok kurang mencukupi atau karena distribusinya tidak tepat sasaran.

“Kelangkaan elpiji bersubsidi tersebut kerap menjadi hal yang kontroversial di tengah masyarakat,” imbuh dia.

Sebelumnya, Vice President Gas Domestik Pertamina, Kusnendar, dalam konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Rabu (16/5), mengatakan Pertamina memproyeksi kenaikan permintaan LPG pada puncaknya terjadi pada H-7 Lebaran mencapai 27.000 metrik ton dari kondisi normal 23.124 metrik ton.

Kusnendar menjelaskan Pertamina pada masa Satgas Lebaran menambah stok dan penyaluran LPG sebanyak 4 persen dari kondisi normal 23.124 metrik ton menjadi 24.113 metrik ton.

Berkaca pada pengalaman tahun lalu, kenaikan permintaan elpiji rata-rata pada Ramadhan dan Lebaran mencapai 3 persen, namun sebagai antisipasi, Pertamina menambah pasokan sebesar 1 persen dari biasanya.[far]

Bagikan Ini :