telusur.co.id – Ali Mochtar Ngabalin yang selama ini dipercaya rakyat karena keberpihakannya mengkritik pemerintah, kini mulai mendapat cemoohan.

Pasalnya, setelah menjabat Tenaga Ahli Utama Kedeputian VI Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ngabalin lebih mementingkan kekuasaan.

Demikian diucapkan perwakilan Forum Pemuda Indonesia Timur (FPIT) Mahasela Sangaji di Tebet, Jakarta, Kamis (31/5/18).

“Idealisme bang Ali telah ditukar oleh kekuasaan yang menjadi keinginannya,” jelas dia.

Dijelaskan Mahasela, Sikap ngabalin juga dianggap telah mencoreng generasi muda khususnya yang berasal dari wilayah timur.

“Nama baik pemuda Indonesia kawasan timur tercoreng karena pernyataan bang Ali yang tidak menunjukan bahasa kejujuran, kesantunan dan kebijaksanaan,” imbuh dia.

“Sekarang sudah di tukar dengan kekuasaan yang mungkin selama ini menjadi impiannya,” tambah Mahasela.[far]

Bagikan Ini :