telusur.co.id – Larangan Warga Negara Indonesia (WNI) mengunjungi Kota Yerusalem merupakan kesalahan. Pasalnya Warga Negara (WN) Israel yang berkunjung ke Indonesia tak pernah dilarang oleh pemerintah.

Demikian pendapat Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana di Jakarta, Kamis (31/5).

“Tidak pernah ada kebijakan yang dibuat oleh pemerintah Indonesia, melarang WN Israel untuk memasuki wilayah Indonesia sepanjang memiliki visa/izin,” terang dia.

Hikmahanto mengungkapkan, tidak seharusnya Pemerintah Israel melarang WNI yang mayoritas beragama muslim. Apalagi, Yerusalem merupakan tempat suci umat Islam.

“Yerusalem sudah ditetapkan sebagai wilayah dengan status internasional di bawah kendali PBB berdasarkan resolusi Majelis Umum 194 tahun 1948,” terang dia.

Oleh sebab itu dirinya berharap masyarakat yang akan berpergian ke Yerusalem harus bersabar. Hal itu mengingat permasalahan yang dihadapi tidak mungkin diselesaikan oleh dua pemerintahan mengingat tidak adanya hubungan diplomatik di antara kedua negara.

Sebelumnya, pemerintah Israel mulai 9 Juni akan melarang WNI masuk wilayah yang dikuasai oleh Israel, termasuk Kota Suci bagi tiga agama yaitu Yerusalem. Alasan pemerintah Israel karena ada pelarangan atas warganya masuk ke Indonesia.[far]

Bagikan Ini :