Mahfud MD/Net

telusur.co.id- Klarifikasi yang dilakukan oleh Mahfud MD tentang gaji pejabat Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mendapat tanggapan dari publik. Dalam pernyataannya, Mahfud juga mengkritik kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang ada di DPR.

Menanggapi hal tersebut, Budayawan Ratna Sarumpaet menyayangkan pernyataan mantan Ketua MNK itu baru dilakukan sat ini.

“Bikin pembenaran dengan mengungkap kebobrokan di DPR? Kenapa baru sekarang pak @mohmahfudmd?,” kata Ratna Sarumpat dalam akun twitternya @RatnaSpaet, Jumat (1/5/18).

Menurut aktivis 98 itu, harusnya Mahfud memberikan membongkar kebobrokan anggota parlemen sejak dahulu.

“kenapa setelah anda punya kepentingan, anda berbunyi? padahal kalau pun yang anda tuduhkan ke DPR itu benar itu tidak membuat statement anda tentang 100 juta itu jadi mulia. Professor kok gak mikir,” tegasnya.

Tentu cuitan tersebut banjir komentar dari warganet atau netizen.

@RatnaSpaet dan @mohmahmudmd semua perkataan hanya akan memperkeruh dan memperburuk citra tokohnya, semakin banyak omong semakin buruk, kecuali tegas TIDAK MAU MENERIMA titik,” cuit @Hasbunaallah212

@RatnaSpaet dan @mohmahfudmd memang benar adanya dari perkataan @rockygerung bahwa ‘ijzah itu sebagai tanda orang itu pernh sekolah/kuliah, tetapi tidak untuk yang pernah berfikir’ sampai disni jelas. Yah kepentingan mengalahkan segalanya, akal, pikiran dan hati. #SayaPancasila#Saya100Juta,” tulis @moko_reza.(far)

Bagikan Ini :