Foto: net

telusur.co.id – 20 tahun Reformasi bergulir bangsa Indonesia belum memperlihatkan banyak kemajuan seperti yang dicita-citakan. Disalah satu acara diskusi, mantan dosen filsafat Universitas Indonesia (UI) Rocky Gerung menyebut bahwa reformasi seharusnya mampu mengembalikan akal sehat bangsa Indonesia.

“Banyak yang tercecer didalam sejarah reformasi, kenapa tercecer kalau kita bikin semacam sinopsis reformasi itu cuma satu. Intinya mengembalikan akal sehat, karena pada saat rezim soeharto akal sehat itu dihilangkan dimusihi karena hanya ada satu akal yaitu akal militeristik,” ucap Rocky dalam video Youtube yang tersebat dibeberapa grup WA, Jumat (1/6/18).

Rocky menuturkan, pemerintahan saat ini terkesan seperti Orde Baru (Orba). Namun cara dan langkah yang dipergunakan lebih halus dibanding Orba.

“Kemarin saya dengan Ratna di Medan mau diskusi tentang reformasi juga lalu dapat berita dari PM bahwa peserta diskusi di bawa ke berastagi kalau tidak salah, oleh kapolda untuk mendengarkan brifing. Jadi dia membubarkan diskusi itu dengan membajak peserta diskusi agak lain caranya lebih canggih,” terang dia.

“Rezim sekarang memang begitu caranya dia tidak bisa atas nama UU tapi ada cara yang lebih jorok untuk menutup pembicaraan. jadi ada pencanggihan cara membatasi akal pikiran,” lanjut dia.

Tak hanya itu, Rocky juga melihat Reformasi yang diharapkan pun sudah mulai menjauh dari bayangan, hal itu dapat dari sikap pemerintah yang dianggap tak bisa menerima kritikan dan saran.

“Sekarang kita gak bisa kritik karena kalau kritik kita diusuhi. rezim ini memusuhi pikiran memusuhi hastag. jadi kesempatan untuk mencerdaskan itu hilang karena ngga ada aura edukasi,” [far]

Bagikan Ini :