telusur.co.id- Baru-baru ini penampakan baliho doa Ramadhan yang dipasang oleh Calon Presiden Sam Aliano di Kawasan Buncit dan Pancoran, Jakarta Selatan, membuat warga heboh. Baliho ini menyita perhatian masyarakat dan tak sedikit mengabadikan momen di sana.

Namun, beberapa hari saja dipasang, baliho yang awalnya berdiri kokoh dirusak dan hilang.

“Baliho saya dirusak sampai hilang oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Ini jelas tindakan kriminal menjelang pilpres,” kata Sam di Jakarta, Sabtu (2/6/18).

“Ini ada kubu politik yang tidak puas, menyebarkan isu hoaxs untuk menjatuhkan lawannya dengan cara tidak sportif. Nah, sekarang malah nekat merusak baliho,” sambung Sam

Menurutnya, pihak tak bertanggung jawab yang telah merusak baliho miliknya menjadi ancaman besar.

“Kekejaman politik yang panik sudah keterlaluan. Mereka mencederai demokrasi dan ini ancaman bagi bangsa dan negara,” imbuhnya.

Sam ingin membuktikan program umrah gratis yang dia janjikan kepada masyarakat telah tersedia, Sam telah menyiapkan sistem untuk pendaftaran umrah gratis yang dia programkan, yaitu Presiden Umrah.

“Kubu-kubu ini tidak senang dan takut karena saya berhasil membuat sistem aplikasi pendaftaran umrah gratis yaitu Presiden Umrah melalui play store. Ini bukti nyata dan berhasil menarik perhatian masyarakat,” ujar Sam.

Saking geramnya, Sam akan melaporkan tindakan kriminal ini ke pihak berwajib.
“Saya akan melaporkan kejadian ini ke polisi jika 2×24 jam pelaku tidak menyerahkan diri dan mengaku diperintah oleh siapa. Saya tidak takut karena visi misi saya jelas disukai rakyat, jika anda ingin pertarung hayu tapi jangan main cara kaya gini ,” tuntasnya. [far]

Bagikan Ini :