Denpasar, Telusur.co.id – Pemilu 2019 memang masih akan berlangsung setahun lagi. Akan tetapi, berbagai parpol peserta pemilu sudah mulai memanaskan mesin politiknya untuk menghadapi pesta demokrasi lima tahunan tersebut.

Hal ini juga terlihat, dalam partai yang bernomor urut dua, yakni Gerindra. Ratusan kader Gerindra se-Bali tampak memadati ruangan Ballroom The Vasini Hotel, Denpasar, Jumat (1/6/2018) dalam acara konsolidasi kader menghadapi Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Sekjen DPP Gerindra, H. Ahmad Muzani dalam pidato politiknya mengatakan bahwa dalam sejarah bangsa-bangsa di dunia menurutnya tidak ada partai oposisi yang abadi. Ia mencontohkan kemenangan oposisi Malaysia yakni Pakatan Harapan yang mampu menjungkalkan Barisan Nasional yang sudah berkuasa selama enam dekade lebih di negeri Jiran tersebut.

“Dalam sejarah tidak ada partai oposisi yang abadi, di Malaysia contohnya, seluruh pers di framing Barisan Nasional menang, di survei juga sama. Tapi ketika rakyat sudah berpendapat koalisi Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad menang,” katanya.

Hal ini yang membuat pihaknya optimistis mampu memenangi Pileg dan Pilpres 2019. “Sama di sini kalau rakyat sudah menentukan siapa yang bisa menghalangi,” tegasnya.

Ia juga mengatakan bahwa tagline #GantiPresiden2019 yang ada merupakan hal yang sah sebagai ekspresi konstitusional rakyat. Bahkan, menurutnya Pemilu 2019 merupakan momen berkuasanya rakyat melalui pesta demokrasi.

“Tagline 2019 Ganti Presiden menggelora di mana-mana, itu sah. Karena 2019 itu adalah pilihan presiden, itu momen demokrasi, itu momen berkuasanya rakyat. 2019 rakyat akan berkuasa, rakyat di Bali akan ditanya partai mana yang dipilih, presiden mana yang dipilih, pertanyaannya lewat kotak suara, dicoblos,” ucapnya.

Dirinya bahkan meminta seluruh kader Gerindra yang hadir untuk bahu-membahu memenangi Pilkada 2018. Ia mengatakan apabila Gerindra berhasil memenangi Pilkada 2018 maka akan mempermudah langkah bagi kemenangan sang ketua umum Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

“Kalau kita ingin Prabowo menang, menangkan dulu Pilkada, ranting berjuang, PAC berjuang, DPC berjuang, DPD berjuang,” katanya.

Sedangkan, Ketua DPD Gerindra Bali, Ida Bagus Sukarta mengatakan bahwa kegiatan ini selain dilakukan dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 1945 juga sebagai bagian dari penguatan kepada kader-kader inti partai Gerindra dalam menghadapi berbagai event politik di depan mata seperti, Pilkada Serentak 2018 dan Pemilu 2019.

“Ini juga selain memperingati kelahiran Pancasila 1 Juni juga kita memberikan pembekalan dan penguatan kader-kader inti partai Gerindra. Ini juga kita untuk mempersiapkan Pemilukada baik Pilgub, Pilkada Gianyar, maupun Klungkung. Pembekalan ini diberikan arahan langsung dari pak Sekjen,” katanya.

Gus Sukarta juga mengatakan bahwa kegiatan ini diikuti oleh para bakal caleg (bacaleg) yang akan maju dari partai berlambang kepala Garuda ini.

“Sebagian besar para bacaleg juga hadir baik provinsi, kabupaten, dan pusat,” akunya. (Made Ariawan)

Bagikan Ini :