telusur.co.id – Kantor Berita Radar Bogor, kembali didatangi massa simpatisan dan kader PDIP pada Jumat (01/06/18). Aksi kali ini dipimpin langsung oleh kader banteng yang juga anggota Komisi VIII DPR RI, Diah Pitaloka dan politisi senior PDIP Kabupaten Bogor Rudi Harsa Tanaya.

Dalam keterangan yang diterima Pitaloka mengatakan bahwa alasan kedatangannya untuk mendesak Radar Bogor meminta maaf terkait pemberitaan yang menyinggung Megawati Soekarnoputri dengan artikel “Ongkang-ongkang Kaki dapat Rp112 juta”

Menurut dia, Artikel berjudul “Ongkang-ongkang Kaki dapat Rp112 juta” tidak sesuai fakta yang sesungguhnya.

“Tidak berdasarkan fakta, karena dari penjelasan Menteri Keuangan Sri Mulyani, angka tersebut adalah hak keuangan yang sampai saat ini tidak diterima oleh yang bersangkutan (lbu Megawati Soekarnoputri-red),” Ungkap Diah di Kantor Berita Radar Bogor, Jumat (01/06/18).

Dirinya juga menjelaskan, dalam artikel yang dimuat oleh Radar Bogor mengenai Megawati telah melanggar kaidah dan etika jurnalistik

“Melakukan upaya pembunuhan karakter kepada yang bersangkutan baik secara personal maupun kelembagaan,” imbuh dia.

Oleh karena itu, Pitaloka menuntut agar Radar Bogor Melakukan klarifikasi terhadap pemberitaan yang telah dimuat.

“Meminta maaf kepada Ibu Megawati Soekarnoputri yang telah menjadi salah satu korban pemberitaan yang mengabaikan kaidah dan etika jurnalistik,” tegasnya.

Seperti diketahui sebelumnya, pada 30 Mei 2018 kantor radar baru saja diserang oleh massa PDI Perjungan hingga memakan korba luka-luka dari pihak Radar Bogor.[far]

Bagikan Ini :