Joko Widodo dan Muhaimin Iskandar/Net

telusur.co.id – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar semakin yakin dengan kekuatan dukungan yang dimilikinya saat ini, karenanya, jika Presiden Jokowi tidak merangkul di Pilpres serentak akan mengalami kerugian yang cukup besar.

“Dari dulu sudah saya omongkan, sangat rugi,” tegas Muhaimin Iskandar saat mengunjungi kantor PWNU Jabar, Kota Bandung, Minggu.

Politisi yang diakrab dipanggil Cak Imin ini membeberkan jika saat ini dukungan kepada dirinya cukup besar baik dari kalangan ulama, pesantren maupun dari kader sendiri. Terhitung sudah ada (komunitas) Cinta ‘Cak Imin Untuk Indonesia’ sebanyak 13.000 posko, Join atau Jokowi-Cak Imin sebanyak 15.000 posko. Dua posko ini akan menjadi pilar pemenangan.

Belum lagi raihan suara dari NU, kiai, dan pesantren bisa menentukan kemenangan di Pilpres 2019, sehingga ia berusaha untuk terus meyakinkan Jokowi agar mau meminangnya.

“Tentu yang paling penting NU se-Indonesia solid, PKB solid, pesantren dan kiai solid. Lalu konsep dan perencanaan tentang 2019-2024 semakin jelas, itu yang akan berkontribusi bagi Pak Jokowi,” kata dia.

Dengan modal yang begitu luar biasa, menurut dia, Jokowi akan memenangi Pilpres 2019 akan semakin besar.

Saat disinggung kemungkinan disandingkan dengan calon lain atau memilih maju sebagai capres, Cak Imin mengaku belum memikirkannya, dan optimistis Jokowi akan memilihnya. “Nanti kita hitung lagi, kita silaturahmi lagi dengan para kiai,” katanya. (ham)

Bagikan Ini :