Bambang Soesatyo/telusur.co.id

telusur.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi menjadwalkan pemeriksaan terhadap politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo, hari ini, Senin (4/6/18).

Politikus yang karib disapa Bamsoet itu akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi e-KTP dengan tersangka Made Oka Masagung.

Kabar pemeriksaan Bamsoet sebagaimana disampaikan juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

“Surat panggilan sudah disampaikan secara patut,” kata Febri.

Pada pemeriksaan KPK yang dijadwalkan digelar pada 20 Desember 2017, Bamsoet mangkir. Ketika itu, dia sedianya diperiksa sebagai saksi untuk Direktur Utama PT. Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo yang menjadi salah satu tersangka korupsi e-KTP.

Namun, Bamsoet tak hadir dengan alasan ada kegiatan partai.

Nama Bamsoet sebelumnya disebut oleh penyidik KPK Novel Baswedan sebagai salah satu orang yang menekan mantan anggota DPR Miryam Haryani. Dalam keterangan awalnya, Miryam mengaku ditekan oleh beberapa koleganya di DPR agar tak membocorkan perihal pembagian uang proyek e-KTP.

Para kolega yang dimaksud Miryam yakni Bamsoet, Desmond J. Mahesa, Sarifuddin Suding, Masinton Pasaribu, dan Azis Syamsuddin. Belakangan, dia mencabut keterangan awal yang disampaikannya.

Febri mengungkapkan KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dari DPR pada pekan ini. Dia juga belum merinci siapa saja anggota DPR yang dipanggil sebagai saksi.

Menurut Febri, KPK memerlukan keterangan saksi-saksi dari DPR untuk mengonfirmasi dua hal, yakni aliran dana e-KTP dan penganggaran proyek senilai Rp 5,84 triliun itu.

“Ada saksi yang dikonfirmasi salah satu, ada juga yang keduanya,” ujarnya.

Febri menyatakan pihaknya juga akan memeriksa beberapa saksi terkait dengan pengadaan e-KTP. KPK berharap para saksi yang dipanggil memberi contoh yang baik dan hadir dalam pemeriksaan. [ipk]

Bagikan Ini :