Jubir KPK Febri Diansyah/Net

telusur.co.id – Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah diminta tidak berlebihan saat menyampaikan pendapat ke depan publik.

Demikian disampaikan anggota Komisi III DPR dari Fraksi PPP, Arsul Sani dalam keterangannya, Selasa (5/6/18).

Hal tersebut disampaikan Arsul terkait pernyataan Febri bahwa lembaga antirasuah bakal mengecek kepatutan alasan ketidakhadiran Ketua DPR, Bambang Soesatyo atas panggilan KPK.

“Gaya komunikasi publik KPK atau juru bicaranya yang cenderung gagah-gagahan agar diubah,” kata Arsul.

Arsul mengatakan, jika Jubir KPK tidak mengubah gaya komunikasinya, DPR melalui UU MD3 dalam waktu tertentu bisa saja memanggil Febri. Jika tak hadir maka akan dipaksa.

Meski demikian, Arsul mempersilakan KPK untuk terus menjalankan tugasnya memberantas korupsi. Namun, dalam pelaksanaannya diharapkan tak merusak hubungan antar lembaga negara.

“(KPK) Tidak perlu membuka ruang perseteruan kelembagaan, ‘dapat ikannya, tanpa airnya jadi keruh’,” kata Sekjen PPP itu. [ipk]

Bagikan Ini :