Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Anggota KPU Batam Mangihut Rajagukguk mengakui kesulitan melakukan verifikasi dukungan calon perseorangan untuk Pemilu 2019, karena data alamat pendukung yang tidak lengkap.

Menurutnya, banyak pendukung calon anggota Dewan Perwakilan Daerah yang beralamat di kawasan permukiman ilegal, sehingga sulit ditemukan. “Kendalanya, tempat tinggal mereka di ‘rumah liar’, tidak jelas alamatnya,” kata dia.

Selain itu, pencocokan dukungan juga terkendala dengan pendukung yang sudah pulang kampung untuk mudik Lebaran. “Sebagian juga sudah pulang kampung. Ini kami sedang usahakan lagi,” kata Mangihut.

KPU bekerja sama dengan tim penghubung masing-masing calon, agar proses verifikasi lebih cepat dan mudah.

Selain mendatangi rumah pendukung satu per satu, tim penghubung juga memfasilitasi KPU dengan mengumpulkan pendukung di tempat tertentu.

“Seperti pendukung yang bertempat tinggal di perumahan-perumahan besar. Kami enggak bisa masuk kalau tidak dibantu perangkat RT-nya. Jadi dikumpulkan di satu tempat,” kata dia.

Hingga kini, KPU Batam telah menyelesaikan verifikasi sekitar 70 persen dari total pendukung yang harus dikonfirmasi, sebanyak 1.891 orang. (ant)

Bagikan Ini :