Foto/Net

Oleh : Abu Hanifah – Pelan tapi pasti, kita beranjak mendekati titik akhir puasa Ramadhan tahun ini. Sampai sejauh mana masing-masing diri kita telah mampu meresapi arti dari puasa itu sendiri. Apakah akhlak yang ada di dalam diri dapat meresapi arti takwa kepada Allah SWT. Sehingga ada pengakuan diri, bahwa tiada Tuhan selain Allah. Allah Subhannahu Wa Ta’ala, lah yang berhak di sembah. Yang Maha Mengetahui Yang ghaib dan Yang Nyata. (QS. 59 : 22).

Allah Azza wa Jalla, yang berhak di sembah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang. Merupakan Raja yang Maha Raja, (Al Malik). Maha Suci (Al Quddus), yang telah memberikan kesejahteraan (Al Salam), dan keamanan (Al Mu’min), Maha memelihara (Al Muhaimin),segala sesuatu. Maha Perkasa dan Maha Kuasa. Dan Allah Maha Suci dengan apa yang dipersekutukan. Begitulah Nama-nama dan sifat-sifat Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung. Yang disebut asma al-husna (QS. 59 : 23-24).

Sampai sejauh ini, kita telah mengerjakan ibadah shaum Ramadhan, hampir mendekati titik akhir. Apakah kita telah mampu mereflesikannya dalam kehidupan sehari-hari. Seperti berbagi kepada saudara-saudara sesama muslim yang kekurangan. Sekedar memberi mereka untuk berbuka puasa. Sehingga kita mendapatkan pahala yang sama, tanpa mengurangi pahala puasanya.

Memberikan kasih sayang dan santunan kepada yatim piatu dan fakir miskin. Mengantarkan kue atau bahan pokok makanan untuk tetangga yang tdk mampu atau tidak berkecukupan. Jangan sampai kita tidur kekenyangan. Sementara tetangga tidak bisa tidur karena kelaparan.

Begitulah hendaknya sifat-sifat ilahiyah mendarah daging pada diri kita. Sehingga kemana pun diri kita melangkah. Apa pun yang diri kita perbuat, merupakan cerminan dari apa yang diperintahkan Allah kepada hamba-hamba-NYA. Mewujudkan pada akhlak yang terpuji (akhlakul karimah). Berkasih sayang dengan sesama.

Bagaimana pun, kita bercermin kepada diri Rasulullah Shallallahu Alaihi wasalam, sebagai suri tauladan yang baik bagi umat. Sehingga kita mendapatkan rahmat dengan banyak menyebut nama Allah Subhannahu wa Ta’ala. (QS. 33 : 21).

Salam dari Bekasi.
Rabu, 6 Juni 2018.

*abu hanifah*

Bagikan Ini :