telusur.co.id- PAN mendukung Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan melakukan penyegelan Pulau D Reklamasi Teluk Jakarta.

Waketum PAN Hanafi Rais menegaskan, sudah sepatutnya Pemprov DKI menertibkan bangunan-bangunan reklamasi yang tanpa izin. Negara tak boleh kalah dari para pemilik modal (pengusaha/konglomerat) yang beroperasi di pulau reklamasi tersebut.

“Ketika tidak diberikan tindakan tegas, mereka merasa bisa mengangkangi negara para konglomerat dan pengusaha itu,” kata Hanafi¬†Hanafi di Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (7/6/18).

Wakil Ketua Komisi I DPR ini mengigatkan agar para konglomerat tak merendahkan martabat negara dengan terus membangun usaha tanpa izin, seperti di pulau reklamasi.

“Tentu negara tidak boleh kalah dengan modal, apapun bentuknya,” tegas Hanafi.

Selain itu, menurut Hanafi, dengan memimpin penyegelan, Anies membuktikan bahwa ia akan penuhi semua janji kampanyenya di Pilgub DKI 2017 lalu.

“Pak Anies ingin membuktikan janji politiknya bahwa pembangunan reklamasi itu problem,” paparnya.

Sebelumnya, Gubernur Anies memimpin penyegelan 932 bagunan yang terdiri rumah tinggal, kantor dan toko di Pulau D kawasan reklamasi Teluk Jakarta. Hal itu dilakukan, lantaran bangunan di Pulau D tanpa izin.

“Semua bangunan tidak memiliki izin tapi sudah melakukan pembangunan,” kata Kepala Dinas Cipta Karya, Penataan Kota, dan Pertanahan DKI Benny Agus Chandra di Pulau D Reklamasi, Jakarta, Kamis (7/6/2018).[far]

Bagikan Ini :