telusur.co.id – Penyegelan bangunan di dua pulau teluk reklamasi Jakarta Utara mendapat Apresiasi dari Gerakan Pribumi Indonesia (Geprindo).

Presiden Geprindo, Bastian P Simanjuntak menilai, penyegelan itu sebagai bukti keseriusan Pemprov DKI dalam menegakan aturan. Meskipun dalam menegakan harus berhadapan dengan pengusaha bermodal besar.

“Sejatinya negara memang harus berwibawa dan tidak tunduk pada kepentingan pengembang besar. Mereka para pelanggar hukum itu sebenarnya hanya “piece of cake”, tidak ada apa-apa nya bagi Negara, kalau saja ada  pejabat yang takut kepada mereka pasti ada udang dibalik batu,” ucap Bastian dalam keterangan yang diterima redaksi telusur.co.id, Jakarta, Kamis (7/6/18).

Dijelaskan Bastian, Penyegelan bangunan itu juga bukti bahwa selama ini Pembrov terdahulu terlalu tunduk dengan pengusaha sehingga membiarkan pengembang ugal-ugalan melanggar aturan.

“Pengusaha reklamasi begitu berani membangun pulau dan bangunan tanpa izin yang lengkap,” ucap dia.

Oleh karena itu, politisi Partai Gerindra menilai Wajar jika masyarakat mencurigai ada kolusi antara pemerintah Jokowi dan Ahok dengan pengembang reklamasi.

“Apalagi pada tahun 2017 lalu kelihatan sekali pemerintah Jokowi membela pengembang reklamasi ketika Gubernur Anies bertindak tegas menghentikan pembangunan Pulau reklamasi,” ucap dia.

Dirinya juga berharap masyarakat khususnya warga ibukota DKI Jakarta bersikap objektif dalam melihat sosok seorang pemimpin.

“Hari ini terbukti sudah ternyata Jokowi dan Ahok selama ini membiarkan pengembang bebas membangun pulau reklamasi dan ruko-rukonyanya tanpa izin, akibatnya negara jadi tidak berwibawa dan seolah-olah takut pada pengembang meskipun pengembang telah melanggar aturan,” imbuh dia.

“Politisi boleh mendapatkan dukungan finansial dari pengusaha pada pertarungan perebutan kekuasaan, namun tidak berarti setelah menang politisi itu tunduk kepada pengusaha. Kepentingan rakyat dan negara harus dikedepankan tidak boleh dikorbankan hanya karena ada kepentingan pengusaha pendukung politisi tersebut,” tambahnya.[far]

Bagikan Ini :