Bekas PM Malaysia, Najib Razak/Net

telusur.co.id- Disitanya uang 114 juta ringgit (sekitar Rp 400 miliar) di tiga apartemen terkait bekas Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak diklaim Partai United Malays National Organisation (UMNO) untuk kepentingan pemilu.

Menaggapi hal tersebut, politikus Partai Tindakan Demokratik (DAP), sekaligus anggota koalisis pemerintahan PM Mahathir Mohamad, Nga Kor Ming, meragukan klaim UMNO. Karenanya, Ia meminta UMNO menjelaskan secara detail kepada rakyat Jiran.

Nga juga mengkritik politikus UMNO, Shahrir Abdul Samad yang membela Najib berlebihan terkait uang sitaan tersebut.

“Shahrir mengatakan uang yang disita polisi Bukit Aman di Pavilion Residences (Lokasi markas Kepolisian Federal Malaysia di Bukit Aman) terkait Najib merupakan uang UMNO,” kata Nga dilansir dari Malay Mail, Kamis (7/6/18). Nga merujuk lokasi

Shahrir yang pernah menjabat Menteri Urusan Konsumen dan Perdagangan Dalam Negeri Malaysia sempat mengatakan, uang tunai yang disita dari Najib adalah untuk menjaga mesin pemilu. Sebab, menggunakan cek atau transfer akan menghambat untuk urusan praktis.

“Jika Anda butuh dana ekstra untuk pemilu, Anda memberikan cek, itu akan sangat terlambat. Ini untuk alasan praktis Orang-orang yang mengkritik seringkali melakukan hal yang sama,” kata Shahrir.[far]

Bagikan Ini :