Bambang Soesatyo/telusur.co.id

telusur.co.id – Surat panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) biasanya menjadi momok menakutkan bagi politisi, tetapi tidak bagi Ketua DPR Bambang Soesatyo. Bamsoet hari ini mendatangi kantor KPK karena inisiatif sendiri.

Hal itu diungkapkan, Anggota Komisi III dari Fraksi PPP, Arsul Sani kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Kata Arsul, Bamsoet datang ke KPK bukan karena panggilan baru dari KPK, tetapi atas inisiatif sendiri setelah berkomunikasi dengan penyidik KPK dan memberitahukan bisa datang jum’at pagi untuk memberi keterangan mengingat kegiatan di DPR sudah mulai berkurang.

“Saya telah mengontak Ketua DPR dan protokoler DPR, apakah kedatangan Ketua DPR tersebut atas panggilan resmi berikutnya atau atas kemauan sendiri. Ternyata tidak ada itu panggilan baru dari KPK,” jelas Arsul.

Dibeberkan Asrul, Bamsoet datang pukul 08.00 dan selesai memberi keterangan pukul 09.30 WIB. Keluar pukul 09.35 langsung memberikan keterangan pers kepada wartawan di lobby Gedung KPK.

Nah, kalau faktualnya seperti ini maka Jubir KPK juga harus menyampaikan kepada publik bahwa Ketua DPR setelah berkomunikasi dengan penyidik KPK datang atas inisiatif sendiri untuk memberi keterangan tanpa ada panggilan ulang. “Jadi tidak ada kesan konten penyesatan informasi dalam penjelasan yang mengarah pada pembunuhan karakter,” imbuh Arsul.

Menutup keterangannya, Arsul menambahkan bahwa sebagai anggota DPR mendukung KPK untuk tetap terus melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi terhadap siapa saja. Namun, tidak perlu kemudian ada kontroversi atau perseteruan kelembagaan akibat komunikasi publik yang tidak faktual dari lembaga penegak hukum. (ham)

Bagikan Ini :