istimewa
Ilustrasi / Istimewa

telusur.co.id – Proses dan tahapan Pilkada pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah selesai proses percetakan kertas suara. Namun, Komisi Pemilihan Umum Provinsi NTT menambah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilihan.

Juru Bicara KPU Provinsi NTT, Yosafat Koli mengungkapkan perubahan DPT dari dari sebelumnya 3.177.562 pemilih bertambah menjadi 3.186.506 pemilih berdasarkan pengecekan dan penelusuran penyelenggara dan dinas kependudukan dan catatan sipil di masing-masing daerah. Ada juga yang karena temuan penelusuran KPU RI dan dukcapil.

“Kami baru selesai menggelar rapat pleno terbuka untuk menetapkan perubahan DPT Pilgub NTT,” ungkap Yosafat Koli, Jumat.

Dikatakan dia, perubahan DPT itu dilakukan karena adanya penambahan jumlah pemilih pada enam dari 21 kabupaten/kota di NTT yakni Kabupaten Kupang, Lembata, Manggarai, Manggarai Timur, Sikka dan Timor Tengah Selatan (TTS).

Dalam hubungan dengan adanya perubahan DPT itu, dia mengharapkan Bawaslu agar berkoordinasi dengan jajaran panwaskab dan kota soal DPT, karena perbaikan DPT ini hanya satu kali, mengingat surat suara telah dicetak.

Khusus di Kabupaten Manggarai, dia mengatakan ada pengurangan DPT, namun percetakan surat suara sudah dilakukan sesuai DPT yang ditetapkan sebelumnya.

“Surat suara kami sudah cetak, jadi surat suaranya nanti kita alokasikan untuk Kabupaten Manggarai sesuai perubahan data,” katanya.

Dia menambahkan, perubahan DPT pilgub itu juga disebabkan karena beberapa hal, yakni adanya rekomendasi panwas masing-masing daerah. “Khusus untuk Lembata dan Sikka itu karena adanya temuan data yang sudah ditelusuri KPU RI dan tim verifikasi,” katanya. (ant)

Bagikan Ini :