telusur.co.id – Wacana sejumlah pihak ingin menetapkan tanggal 22 Ramadhan sebagai hari jadi Kota Jakarta untuk versi kalender Hijriyah di dukung FPKS DPRD DKI Jakarta

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Abdurrahman Suhaimi dalam pernyataan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (8/6/18).

“Momen 22 Ramadhan mengingatkan kemenangan Jakarta dari versi kalender Hijriah. Bagian dari memperingati hari jadi Jakarta,” kata dia.

Dirinya menilai, wacana tersebut untuk mengingatkan umat Islam dalam rangka memperjuangkan kemenangan kota Jakarta yang dipimpin oleh Fatahillah.

Sebagaimana diketahui, Fatahillah merupakan sosok ulama muda asal Samudera Pasai (Aceh) yang baru saja pulang dari Tanah Suci pada awal abad ke-16.

Nama Jakarta sendiri adalah pilihan dari Sunan Gunung Jati, penguasa Kerajaan Cirebon, yang diberikan kepada Fatahillah. Sedangkan sosok Fatahillah atau Fadhilah Khan langsung diangkat sebagai penguasa Jayakarta pertama dengan gelar Adipati sampai wafat pada 1570.

Selanjutnya, kejayaan Jayakarta tersebut berlangsung hampir satu abad (1527-1619), sebelum akhirnya kembali dibumi hanguskan oleh VOC dan berganti kembali menjadi Batavia.

Untuk menyemarakkan hari jadi Jakarta pada 22 Ramadan ini, Fraksi PKS DPRD DKI berencana akan mengadakan rangkaian kegiatan. mulai dari diskusi sejarah Kota Jakarta, nonton bareng film dokumenter Fatahillah, hingga santunan yatim serta dhuafa, mulai Selasa (12/6) depan.[ant]

Bagikan Ini :