telusur.co.id- Meski belum mendapatkan tanggapan dari kelompok Taliban, pemerintah Afghanistan secara sepihak telah mengumumkan genjatan senjata selama sepekan saat lebaran Idul Fitri. Namun, genjatan senjata ini tidak berlaku untuk ISIS.

Dilansir dari AFP pada Kamis (7/6/18), genjatan senjata dengan Taliban ini didukung Negeri Abang Sam. Sebab, hal ini akan memungkinkan masuknya bantuan sosial (kemanusian) bagi warga sipil dari negara-negara lain.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid, mengatakan, tidak langsung menerima genjatan senjata dari pihak pemerintah. Taliban akan memeriksa dengan cermat pengumuman tersebut.

“Tentu kami akan memeriksa dengan petinggi (Taliban) mengenai pengumuman gencatan senjata ini,” ujar Zabihullah.

Sebelumnya, pihak Pentangon (Angkatan Bersenjata AS), Senior Taliban dan otoritas Afghanistan melakukan pertemuan dalam rangka negosiasi soal kemungkinan genjatan senjata. [Ipk]

Bagikan Ini :