Gambar : Net

Oleh : Umar Fath – Sebenarnya banyak referensi  yang berkaitan bagaimana cara atau ihtiar mendapatkan Lailatul Qadar, salah satunya  adalah dengan salat isya’ berjamaah dan bertekad untuk melaksanakan salat subuh secara berjamaah.  Sesuai dengan hadits dari Utsman bin ‘Affan RA Nabi Saw bersabda:

“Siapa yang menghadiri shalat ‘Isya berjamaah, maka baginya pahala shalat separuh malam. Siapa yang melaksanakan shalat ‘Isya dan Shubuh berjamaah, maka baginya pahala shalat semalam penuh.” (HR. Muslim no. 656 dan Tirmidzi no. 221)

Namun,  amalan pada malam Lailatul Qadar  bukan hanya terbatas dengan salat saja. Melainkan dengan dzikir dan juga tilawah Al Quran. Mesipun demikian,  amalan shalat lebih utama dari amalan lainnya di malam lailatul qadar berdasarkan hadits dari Abu Hurairah RA.

Kita dapat melakukan amalan amalan ini saat malam Lailatul Qadar:

  1. Perbanyak shalat sunnah

2.Perbanyak doa, salah satunya membaca doa  “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa     fa’fu’anni”

3.Perbanyak tilawah Al Quran

4.Perbanyak dzikir

Walaupun diisyaratkan bhw lailatul qadr akan turun dimalam malam ganjil di sepuluh malam terahir ramadlan, sebaiknya kita tetap mencari Lailatul Qadar di semua malam di 10 hari terakhir Ramadlan. Tidak akan ada yang percuma. Pasalnya, beribadah dan beri’tikaf pada bulan Ramadan pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Untuk menghadapi turunnya lailatul qadr doa malam Lailatul Qadar  berikut ini perrlu diperbanyak:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni”

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah hamba).

Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad, bhw Aisyah RA bertanya :”Wahai Rasulullah. Jika aku mendapatkan malam Lailatul Qadr, maka doa apa yang aku panjatkan? Beliau menjawab :

“Quulii: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni”

Katakanlah : Ya Allah sungguh engkau Maha Pemberi maaf, Engkau suka memberi maaf, maka maafkanlah hamba. (HR Tirmidzi, An Nasa-i dan Ibnu Majah).

Doa di atas begitu komplit dan syarat makna walau terlihat singkat. Doa tersebut mengandung ketundukan hamba pada Allah dan pernyataan bahwa dia tidak bisa luput dari perbuatan dosa. Namun sekali lagi meminta ampunan seperti ini tidaklah terbatas hanya pada bulan Ramadlan saja, tetapi marilah kita lakukan disetiap saat.

Semoga Allah Swt memudahkan kita untuk meraih malam lailatul qadr tersebut. Amin YRA.

Semoga  ibadah puasa ramadlan yang kita lakukan, kita akan mencapai derajat taqwa seperti yang Allah Swt Harapkan dalam surat :

Al Baqarah 183.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Sabda Nabi SAW :

Orang yang berpuasa Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala Allah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. (HR. Bukhari dan Muslim).

Orang yang berpuasa akan mendapatkan keistimewaan dengan surga yang dikhususkan untuk mereka, yaitu: Ar-Rayyan. (HR. Bukhari dan Muslim). 070618uf

امين يا رب العالمين  🙏🏼🙏🏼 (Red).

Bagikan Ini :