Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

telusur.co.id- Alasan Hendri membunuh, memutilasi Rika Karina dan memasukkan mayatnya ke dalam kardus, lantaran korban kesal terkait urusan jual beli kosmetik.

Hendri menjelaskan (pengakuannya kepada polisi), keseharian Rika ialah penjajak kosmetik di Plaza Millenium Medan, Sumatra Utara. Dia mengungkapkan, kekesalannya itu tiba, ketika dirinya membeli 17 paket bedak dan sudah membayar Rp 4.170.000 ke korba.

Namun, pesanan bedak itu belum juga diterima. Ketika pelaku meminta uangnya, korban menolak.

Akhirnya naas itu terjadi pada 5 Juni, saat korban menyambagi kediaman pelaku dengan mengendarai roda dua bernomor polisi BK 5875 ABM. Tujuan korban ialah memberitahu, jika pesanan bedaknya belum bisa diambil.

Pertengkaran pun tak bisa dihindari. Tanpa berfikir panjang akhirnya, dengan pisau dapur, pelaku menyayat dan menusuk leher korban hingga tewas. Sebelumnya, pelaku juga membenturkan kepala korban ke tembok.

Karena, mengetahui sudah meninggal, pelaku memasukkan mayat tersebut ke dalam kardus yang bergambar popok bayi dan menggeletakkannya diatas motor korban. Mayat pun ditinggalkan pelaku di Jalan Amir Hamzah hingga ditemukan warga dipinggir jalan.

Berselang beberapa hari kemudian, kasus ini menyeruak. Pihak polisi langsung mengamankan kardus kasus pembunuhan itu.

Polisi pun akhirnya berhasil mengungkap motif pelaku mengabisi nyawa korban.

“Barangkali ada kata-kata dari korban yang tidak mengenakan hati, sehingga memicu emosi pelaku,” kata Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto di Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said, Medan Perjuangan, Kamis (7/6/18).[far]

Bagikan Ini :