foto/ net

telusur.co.id – Maraknya spanduk “jalan tol Jokowi” di berbagai daerah mengundang keprihatinan dan cibiran dari banyak pihak, termasuk para polisi. Bahkan, Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen mengatakan jika tol diklaim punya Jokowi.

Berarti, pesawat kepresidenan juga tidak boleh digunakan oleh Jokowi, karena pesawat dibeli era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ”

“Tolong dong, pesawat itu jangan dipake, itu dibeli era SBY,” balas Ferdinand menanggapi maraknya spanduk jalan tol Jokowi melalui akun twitternya, Munggu.

Tak hanya pesawat, Ferdinand juga mendesak Jokowi tidak menggunakan istana kepresidenan karena dibangun zaman Belanda. “Istana itu jangan dipake, itu dibangun era Belanda.”

Berikutnya, Jokowi juga tidak boleh lewat tol Jagorawi dan Cikampek karena dibangun pada era Soeharto. “Jagorawi dan Cikampek jangan lewat, itu era Pak Harto,” desaknya.

“Kenapa sih dungunya terlalu? Apa ngga ada prestasi yang bisa dibanggakan secara nyata? Misalnya pintar dikit gitu?,” sindirnya.

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan beredarnya spanduk bertuliskan ‘Jalan Tol Pak Jokowi’.

Spanduk yang beredar di media massa itu tersebar ke berbagai daerah, khususnya jalan tol untuk arus mudik lebaran 2018.

Di tulisan spanduk jelas menyindir kubu oposisi yang getol menyuarakan 2019 ganti preaiden. “Selamat hari raya Idul Fitri 1439 H. Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi’. (ham)

Bagikan Ini :