Net

telusur.co.id – Komisioner KPU Surabaya Nurul Amalia, mengingatkan kepada setiap saksi dari pasangan calon harus membawa surat mandat resmi dari tim pemenangan yang terdaftar di KPU Surabaya.

Jika tidak bisa menunjukan surat mandat, maka saksi tidak diperbolehkan memasuki TPS.

Karenanya, Nurul, mewanti-wanti kepada tim pemenangan calon agar mempersiapkan. Apalagi, KPU sudah membahas persoalan surat mandat saksi pada Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Pilkada Jatim 2018 pada Sabtu (9/6).

Adapun peserta yang diundang dalam rakor selain Tim Kampanye Pasangan Cagub dan cawagub Jatim nomor urut 1 dan 2, juga dihadiri Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya, Polrestabes Surabaya, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Tanjung Perak, dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya.

Menurut Nurul, rakor ini digelar demi kelancaran pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara saat di TPS pada Pilkada Jatim 27 Juni mendatang.

“Kami juga menyampaikan Surat KPU RI Nomor 574 perihal Penyelenggaraan Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan 2018,” katanya. (ant)

Bagikan Ini :