Ilustrasi/net

telusur.co.id – TNI AD yakin kepolisian akan mengusut tuntas kasus penusukan dua prajuritnya oleh oknum polisi di Depok, Jawa Barat.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kadispen TNI AD Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh dalam keterangan kepada media, Selasa (12/6/18).

Adapun kedua korban yakni Serda Nikolas Kegomoi dan Serda Darma Aji. TNI AD berharap peristiwa ini tidak terjadi lagi.

“Saya berharap peristiwa ini adalah yang terakhir, TNI AD telah menekankan ke seluruh jajaran agar dapat menyikapi kejadian dengan baik dan jangan mengambil langkah-langkah atau tindakan yang justru akan merugikan diri sendiri maupun institusi,” kata dia.

Secara kelembagaan, TNI AD menegaskan tetap solid dan siap mengemban amanah bersama Polri. TNI dan Polri juga siap menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya pada tahun politik.

“Ke depan, soliditas dan sinergi TNI-Polri harus direalisasikan sebagai bagian dari keluarga besar yang erat dan lekat, baik di tingkat pucuk pimpinan maupun anggota, karena sudah sekian lama rakyat Indonesia merindukannya,” kata dia.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto memastikan tiga oknumnya yang diduga terlibat akan mendapat sanksi kode etik. Sanksi tersebut berupa pemecatan dari instansi. [ipk]

Bagikan Ini :