Net

telusur.co.id – Ramainya spanduk bertuliskan “Pendukung #2019GantiPresiden, Anda sedang melewati jalan Tol Pak Jokowi” di lini masa media sosial, merupakan dinilai sebagai pengalihan isu yang dilakukan pendukung Jokowi, untuk menutupi prestasi buruk petahana di Pilpres 2019.

Demikian pendapat Humas Persaudaraan Alumni 212, Ustadz Novel Chaidir Bamukmin kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (13/6/18).

“Para Jokower sengaja membuat berita ini untuk menutupi prestasi buruk Jokowi. Dolar yang terus meroket, utang negara ini sangat memprihatinkan, ulama di krimanalisas, dan penista agama dibela,” kata Ustadz Novel.

Diketahui, spanduk “Jalan Tol Pak Jokowi” kemungkinan sebagai alat untuk menandingi spanduk yang sebelumnya beredar, yakni “Yang Setuju Ganti Presiden Klakson 3x”.

Maraknya spanduk “jalan tol Jokowi” di berbagai daerah mengundang keprihatinan dan cibiran dari banyak pihak, termasuk para polisi. Bahkan, Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen mengatakan jika tol diklaim punya Jokowi.

Berarti, pesawat kepresidenan juga tidak boleh digunakan oleh Jokowi, karena pesawat dibeli era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). ”

“Tolong dong, pesawat itu jangan dipake, itu dibeli era SBY,” balas Ferdinand menanggapi maraknya spanduk jalan tol Jokowi melalui akun twitternya, Munggu.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga pun telah menanggapi polemik spanduk tersebut. Ia meminta masyarakat tidak seperti anak kecil, sebab jalan tol adalah milik seluruh masyarakat Indonesia, bukan milik salah satu orang saja.

“Kita jangan seperti anak kecil (childish) banget dan kekanak-kanakkan mempermasalahakan ini (jalan tol Cipali) punya siapa, semua jalan punya negarandan masyarakat pada umumnya,” kata Sandi, Selasa (12/6/18).

[ipk]

Bagikan Ini :