Muhammad Rizieq/Net

telusur.co.id – Usai kepolisian menerbitkan SP3 terhadap Kasus Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Politisi partai Gerindra Habiburokhman dalam akun twitternya meminta masyarakat yang memfitnah dimedia sosial untuk menghapusnya.

Sebab, menurut dia fitnah melalui medsos berpotensi melanggar Undang-Undang (UU) ITE.

“Saya sarankan mereka yang selama ini memfitnah Habib Rizieq agar meminta maaf kepada beliau dan menghapus konten negatif yang pernah diunggah, karena ada risiko hukum pelanggaran UU ITE,” ucap dia dalam akun twitternya, minggu (17/6/18).

Dijelaskan Habiburokman, langkah kepolisian sudah sepatutnya diberikan apresiasi, karena dengan melihat bukti-bukti yang lemah akan akan menjadi blunder. Selain itu ia juga menilai dengan keluarnya SP3 dapat menghindari terjadinya kegaduhan.

“Bravo Polri atas SP3 Habib Rizieq, memang harus begitu sejak dulu. Semoga keteduhan dan kedamain Idul Fitri terus berlanjut agar suksesi kepemimpinan nasional lewat Pemilu 2019 bisa berlangsung dengan damai. Merdeka,” ucapnya.

“Sekali lagi Bravo Polri! Sudah sangat tepat Polri terbitkan SP3. Sejak awal kami memang mempertanyakan mengapa pengunggah konten belum ditemukan tetapi Habib Rizieq sudah ditetapkan tersangka.”.[far]

Bagikan Ini :