telusur.co.id – Legenda hidup sepakbola asal Argentina, Diego Maradona mengecam pelatih tim tango, Jorge Sampaoli agar tidak kembali ke tanah kelahirannya, jika penampilan tim tak kunjung membaik di Piala Dunia 2018.

Kemarahan Maradona awalnya lantaran tim Argentina ditahan imbang 1-1 oleh Islandia. Dan kemudian kalah telak 3-0 dari Kroasia.

“Jika ia terus seperti ini, Sampaoli tidak bisa kembali ke Argentina,” kata Maradona.

“Saya tidak menyalahkan para pemain. Saya menyalahkan minimnya persiapan, karena memang tidak ada sama sekali (persiapan).”

Kekalahan 3-0 dari Kroasia, membuat Argentina terancam tak lolos ke babak 16 besar, karena baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan.

Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, mengakui bahwa dirinya adalah sosok paling bertanggung jawab atas hasil terburuk sepanjang kariernya. Dia pun memohon pengampunan dari fans Argentina.

“Saya tidak tahu soal rasa malu, tapi saya tentu saja merasakan sakit yang mendalam. Sudah sangat lama sejak menjadi pelatih saya melalui pengalaman macam ini. Segalanya terasa jauh lebih sakit tatkala saya mengenakan seragam negara saya. Kami harus bangkit, memberikan segalanya, dan kami benar-benar tak punya alternatif lain,” kata Sampaoli di laman resmi FIFA, Jumat (22/6/18).

“Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil ini. Saya percaya saya sudah melakukan yang terbaik dari yang saya bisa dan sederhananya, saya tidak bisa menemukan cara untuk memberi apa yang mereka minta.”

Sementara itu, Kapten Kroasia Luka Modric tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya setelah tim Balkan itu menang 3-0 atas Argentina pada pertandingan mereka di Grup D pada Kamis, namun ia memperingatkan bahwa mereka harus tetap rendah hati saat melaju ke putaran selanjutny.

Kemenangan ini membuat Kroasia lolos dari grup mereka dengan menyisakan satu pertandingan dan mereka menyadari bahwa, dengan ketenangan dan kekuatan yang dimiliki, mereka mampu melangkah lebih jauh. [ipk]

Bagikan Ini :