Ferdinan Hutahaean/Net

telusur.co.id – Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen mengingatkan kepada penyelenggara pemilu agar netral dan jujur dalam menjalankan proses pilkada serentak 2018.

“Kepada KPU Jabar saya ingatkan, jangan coba-coba ada yang ikut permainan kelompok mana pun. Kami memantau pergerakan kalian 24 jam dari sekarang,” ungkap Ferdinand melalui akun twitternya, Minggu.

Demokrat, kata dia, bukan hanya memantau pergerakan KPU saja, tetapi sistem IT yang digunakan oleh KPU juga tak luput dari pengawasan. ” Sistem IT anda pun sekarang di bawah perhatian kami.”

Karenanya, Ferdinand mendesak kepada penyelenggara pilkada agar bekerja sesuai dengan aturan yang ada tidak ikut ‘cawe-cawe’. “Bekerjalah hanya untuk sumpah jabatan anda. Ingat, yang akan menagih sumpah anda adalah Tuhan, bukan penguasa,” tuturnya.

Seperti diketahui, masa kampanye pemilihan kepala daerah 2018 resmi berakhir Sabtu, 23 Juni 2018. Mulai Minggu sampai dengan Selasa (24-26 Juni 2018) tahapan Pilkada 2018 masuk ke masa tenang.

Selanjutnya perhelatan puncak pemilihan kepala daerah akan dilaksanakan pada Rabu, 27 Juni 2018. 171 daerah akan melaksanakan pemungutan suara secara serentak di pilkada transisi gelombang ketiga ini. Dari 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada 2018, 17 di antaranya adalah provinsi di Indonesia. (ham)

Bagikan Ini :