Net

telusur.co.id – Untuk dapat melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, Spanyol hanya membutuhkan hasil imbang saat melakoni laga melawan Maroko di Kaliningrad Stadium, Selasa (26/6/18) dini hari WIB.

Namun tentunya, jika Spanyol ingin menjadi juara Grup B, maka bukan hasil imbang yang diraih, melainkan wajib menang.

Spanyol sendiri cukup diunggulkan bisa memenangkan laga nanti. Terlebih, lawan mereka sudah tak punya target apa-apa, dan sudah dipastikan tersingkir pula dari Piala Dunia 2018, di Rusia.

Meski demikian, pelatih Timnas juara Piala Dunia 2010 itu, Fernando Hierro tidak mau menganggap enteng tim Afrika tersebut.

Dirinya, meminta anak asuhnya tetap fokus dan bertanding untuk meraih kemenangan.

Baginya, menghadapi tim yang sudah pasti tersingkir justru lebih sulit. Sebab, selalu ada kejutan dan tidak tahu apa yang akan mereka lakukan.

“Ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Ketika Anda bermain melawan tim yang tersingkir, Anda tidak tahu apa yang akan mereka lakukan, itu bisa menjadi kejutan besar,” kata Hierro.

Diketahui, Hierro adalah bekas Kapten Real Madrid dan Timnas Spanyol. Dia mengambil alih kursi pelatih Spanyol beberapa jam sebelum putaran final Piala Dunia 2018 dimulai. Dimana, Julen Lopetegui mendadak dipecat karena mengumumkan dirinya sebagai pelatih Real Madrid.

Dalam penyisihan Grup B Piala Dunia 2018, di Rusia, Spanyol bermain imbang 3-3 lawan Portugal. Setelah itu, menang tipis 1-0 atas Iran.

Sementara Maroko, kalah dari Iran dan Portugal dalam dua pertandingan Grup B dengan skor 0-1.

Meski demikian Pelatih Maroko, Herve Renard berharap penampilan maksimal pada laga terakhir mereka sebelum pulang kampung. [ipk]

Bagikan Ini :