telusur.co.id – Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris mengapresiasi kinerja Pemprov Sumsel, panitia nasional INASGOC, Kementerian terkait, KONI, serta para atlet yang telah berupaya maksimal melakukan persiapan Asian Games XVIII tahun 2018 hingga hari Ini.

“Kami sangat bersyukur selain ‘Demam Piala Dunia’ ‘Demam Asian Games’ juga begitu terasa saat menginjak kaki di Kota Palembang,” ujar Fahira di sela-sela meninjau venue-venue Asian Games di Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kesempatan ini, Fahira turut menghimbau kepada panitia nasional INASGOC agar mengoptimalkan waktu yang tersisa jelang pelaksanaan Asian Games bulan Agustus mendatang, khususnya dalam mempersiapkan pelaksanaan even pertandingan, penyambutan, akomodasi penginapan, penutupan, hingga delegasi atlet kembali ke negara masing masing.

Menurutnya, Indonesia beruntung memiliki Palembang. Dengan pengalaman Palembang yang pernah menggelar beberapa kejuaraan regional maupun internasional, kota ini merupakan daerah pilihan tepat untuk penyelenggaraan Asian Games.

Jejak keberhasilan Palembang menyelenggarakan kejuaraan nasional dan internasional, baik multi cabang maupun perhelatan per cabang mulai dari PON Sumatera Selatan XVI 2004, Piala Asia 2007, SEA Games Indonesia 2011, Islamic Solidarity Games 2013, ASEAN University Games 2014, dan terakhir Kejuaraan Voli Pantai Asia Pasifik 2016, adalah modal untuk menggelar Asian Games 18 Agustus – 2 September 2018 mendatang.

“Selama pelaksanaan Asian Games, baru pertama kali Asian Games berlangsung di dua kota. Hanya Indonesia yang diizinkan menggunakan dua kota untuk menjadi tuan rumah pelaksana Asian Games. OCA atau Olympic Council of Asia memberikan izin di dua kota sebagai pelaksana Asian Games, yaitu Jakarta dan Palembang. Tentunya kepercayaan ini harus kita balas bersama dengan mempersembahkan perhelatan Asian Games terbaik dari yang pernah digelar selama ini,” katanya.

Fahira berharap, pelaksanaan Asian Games XVIII  dapat menjadi moment pemersatu bangsa dan juga wadah untuk menunjukkan potensi dan prestasi olahraga Nasional di mata Asia. Sehingga ke depan, melalui Asian Games, diharapkan bisa menjadi sarana peningkatan pertukaran budaya, promosi pariwisata yang berdampak positif pada ekonomi, serta peningkatan kompetensi olahraga nasional di kancah internasional.

Senator asal Provinsi DKI Jakarta ini menegaskan, tanggung jawab dan beban Indonesia, sesungguhnya bukan saja sebagai negara peserta yang akan bertanding namun juga tuan rumah yang menjadi latar Asian Games.

“Dalam kesempatan ini DPD RI juga mendorong panitia agar menjadikan Jakarta dan Palembang yang menjadi “venue” pertandingan bukan sebatas tempat laga bertanding, namun juga menjadi  rumah bagi para peserta. Di mana sebagai tuan rumah, Indonesia mampu memberikan kenyamanan dan sambutan yang baik kepada segenap delegasi atlit dari berbagai negara yang bertanding, sehingga atlet dapat memberikan performa terbaik dalam setiap cabang olahraga yang berlangsung.

“DPD RI juga mendorong KONI untuk semakin intensif, dalam mengawasi, mendampingi dan melakukan pembinaan serta persiapan atlet, utamanya dalam mencapai Target cabang olahraga yang telah ditentukan, serta mendorong para atlet untuk lebih bersemangat berlatih untuk mewakili Indonesia dalam ajang yang membawa nama besar bangsa dalam  kancah internasional,” katanya.

Fahira juga menyampaikan bahwa berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2015 Tentang Panitia Nasional Penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018, bahwa Segala pembiayaan yang diperlukan untuk persiapan dan penyelenggaraan Asian GamesI Tahun 2018 dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara c.q. Anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga dan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian terkait, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi yang ditetapkan sebagai penyelenggara di daerah, serta sumber-sumber lain yang sah dan tidak mengikat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Maka dalam hal ini, DPD RI menghimbau agar penggunaan Dana tersebut dilakukan secara proporsional, transparan, akauntable serta disertai dengan laporan pertanggung jawaban sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Kita tentu Berharap, Indonesia akan Sukses menjadi “Tuan Rumah” dan sukses menjadi “Pemenang” dalam gelaran Asian Games. Mari Kita Bersatu Padu bekerja Keras, sukseskan Asian Games 2018,” pungkasnya. (ham)

Bagikan Ini :