telusur.co.id- Potensi korupsi di Indonesia akan tetap tinggi, jika gaji pejabat negara masih rendah dan tidak diperhatikan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan oleh anggota Dewan KAHMI Rokhmin Dahuri dalam diskusi publik bertajuk Transformasi Industri Berbasis SDA Untuk Memacu Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas Secara Berkelanjutan Menuju Indonesia Yang Maju, Adil-Makmur, dan Berdaulat. di Kantor KAHMI Center, Jalan Turi, Senopati Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Jumat (29/6/18).

“Untuk koruptor sejati kondisi kehidupan berbangsa semacam ini yang didambakan. Dan, mereka senang hidup Indonesia,” kata Rokhmin.

Mantan menteri perikanan dan kelautan era presiden Megawati Soekarnoputri menilai seharusnya pemerintah memperhatikan para gaji PNS, TNI, dan Polri, karena dinegara-negara maju gaji pokok pejabat itu cukup tinggi, sehingga korupsi bisa diminimalisir.

“Diseluruh negara maju gaji pokok itu cukup besar. Hanya di Indonesia yang gaji presiden 150 juta, di Indonesia gaji menteri 19 juta,” tegas Rokhim

Selain itu, kondisi BUMN menjadi wadah perahan oleh para politikus. “kebanyakan BUMN nadi sapi perah para pejabat dan politisi, SDM kurang profesional, dan core business yang terlampau lebar di Indonesia ini,” tegasnya.

Hadir sebagai pembicara, selain Rokhmin Dahuri, ialah Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM Rida Mulyana, Dirjen Hortikultara Kementerian Pertanian Suwandi, Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan Lingkungan Hidup Wiratno.[far]

Bagikan Ini :