Ace Hasan Syadzily/Net

telusur.co.id- Partai Golkar mengaku bersyukur pasangan calon Ahmad Hidayat Mus-Rivai Umar menang di Pilgub Maluku Utara berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Padahal, cagub Hidayat Mus sudah ditetapkan sebagai tersangka KPK dalam dugaan kasus korupsi terkait pembebasan lahan Bandara Bobong di Kabupaten Kepulauan Sula.

“Di Maluku Utara, sampai hitung cepat sekarang calon yang kami usung yang juga tersangka KPK, alhamdulillah menang di Maluku Utara,” ujar Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily ‎dalam diskusi di Kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (30/6/2018).

Anggota Komisi II DPR ini menambahkan, untuk Pilgub, partai berlambang beringin menang di 9 provinsi, termasuk Maluku Utara. Sedangkan, secara keseluruhan, Golkar meraup keuntungan di 91 Pilkada.

“Dari 17 provinsi, catatan kami, sembilan paslon yang diusung Golkar (Pilgub) menang. Artinya, sama dengan 52 persen dari Pilkada serentak di Indonesia,” ungkapnya.

Sembilan provinsi yang dimaksud oleh Ace ialah, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan barat, Maluku Utara, Papua, NTT, dan Sulawesi Tenggara.[far]

Bagikan Ini :