telusur.co.id- Politikus PDIP, sekaligus Cagub Jawa Barat TB Hasanudin bakal diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemerinsaan Kang Hasan, sapaan karibnya, terkait dugaan suap proyek pengadaan satelit monitor di Badan Keamana Laut (Bakamla).

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan, pemeriksaan terhadap Kang Hasan sudah dijadwalkan.

“Tadi saya dapat informasi dari penyidik, minggu depan kami akan memeriksa satu orang saksi dari anggota DPR Komisi I, TB Hasanuddin,” kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Jumat (29/6/18).

Kasus dugaan suap satelit Bakamla ini diketahui telah menyerat anggota Komisi I DPR Fayakhun Andriadi. Fayakhun diduga telah menerima dana sekitar US$300 ribu dari hasil penanganan proyek. Selain, ia juga diduga menerima fee kisaran Rp12 miliar atas jasanya mengurus anggaran Bakamla yang senilai Rp1,2 triliun.

“Pengetahuan yang bersangkutan (TB Hasanudin) dibutuhkan dalam berkas perkara dengan tersangka FA (Fayakhun Andriadi),” papar Febri.

Peran Kang Hasan atas dugaan terlibat dalam kasus ini, mulai mencuat dalam persidangan terdakwa Nofel Hasan, selaku bekas Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla.

Kemudian, beberapa nama lain yang diduga mengetahui proses pengurusan anggaran di Bakamla tersebut, antara lain dua politikus Nasdem Bertus Merlas dan Donny Priambodo dan politikus PDIP Eva Sundari.

“Sejumlah saksi dari sektor politik sebenarnya sudah kita periksa sebelumnya. Pada beberapa saksi di akhir Mei kami klarifikasi terkait proses penganggaran dan dugaan aliran dana,” tukasnya.[far].

Bagikan Ini :