Anggota DPR RI Herman Hery/Net

telusur.co.id – Seorang warga bernama Ronny Kosasih Yuliarto melaporkan anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery, atas dugaan pengeroyokan dan penganiayaan.

Kabar adanya pelaporan tersebut disampaikan pengacara korban, Febby Sagita, saat dikonfirmasi redaksi telusur.co.id, Kamis (21/6/18).

Dirinya mengatakan, awalnya korban ditilang polisi karena masuk jalur busway. Di jalur yang sama, ada mobil Rolls Royce B 88 NTT milik Herman. Mungkin, kata dia, lantaran lama menunggu, Herman langsung turun dari mobil dan memukul korban tanpa alasan yang jelas.

Karena tidak terima atas perlakuan itu, korban mencoba membalas pukulannya. Kemudian, kata dia, ajudan-ajudan Herman turun dan mengeroyok korban bersama Herman.

BACA JUGA :  Pihak Istana Mulai Pasang Badan, Jokowi : KPK Harus Kita Perkuat..!

“Polisi yang tengah melakukan razia disana hanya menonton aksi brutal Anggota DPR-RI tersebut tanpa ada yang melerai,” kata Febby.

“Istri korban yang membantu melerai bahkan ikut dipukul oleh ajudan Herman tanpa mempedulikan ada dua anak korban yang masih kecil, berusia 7 tahun dan 10 tahun. Kedua anak korban menangis di dalam mobil melihat kedua orang tuanya dianiaya oleh Anggota DPR-RI tersebut.”

Karena kalah jumlah, lanjutnya, korban menyerah dan diminta oleh polisi memindahkan mobilnya ke Masjid Pondok Indah untuk penyelesaian lebih lanjut. Akan tetapi sesampainya di Masjid Pondok Indah, Polisi dan Herman malah langsung kabur tidak menyusul korban di masjid.

BACA JUGA :  DPR Tegaskan Indonesia Tak Boleh Jadi Pasar Produk Asing

“Korban yang tetap kena tilang oleh polisi langsung melakukan visum di RSPP dan melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi, Mapolres Jakarta Selatan. Tapi karena sudah mendekati Idul Fitri, pihak kepolisian mengatakan akan menindaklanjuti perkara ini setelah libur lebaran, (Kamis, 21 Juni 2018),” kata Febby.

Herman sendiri belum bisa dikonfirmasi terkait adanya dugaan penganiayaan yang dilakukannya. Keterangan dari Herman Hery akan dimuat dalam berita selanjutnya. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini