telusur.co.id – Lembaga Centre Opinion Public Survei (COPS) telah melakukan survei terhadap dua pasang calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng).

Direktur Eksekutif COPS, Ziyad Falahi mengatakan, dari hasil survei yang telah di dapat memperlihatkan 53,7 persen masyarakat Jateng memberikan pilihan kepada pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah dan sebanyak 41.6 memilih Ganjar Pranowo-Taj Yasin serta sebanyak 4,7 persen tidak memilih.

“Dalam temuan survei 53,7 persen masyarakat Jawa Tengah yang memilih Sudirman Said-Ida Fauziah beralasan ‘Jawa Tengah butuh pemimpin yang bersih dari korupsi karena takut kena azab’,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (22/6/18).

BACA JUGA :  Agar Rakyat Tahu, Tim Prabowo Usulkan Semua TV Menyiarkan Debat Capres

Dijelaskan Ziyad, alasan mereka tak memilih Ganjar-Taj Yasin lantaran nama Ganjar sempat di kaitkan dengan kasus korupsi proyek e-KTP.

Sehingga lanjut Ziyat, isu kasus korupsi e-KTP cukup mempengaruhi kekalahan Ganjar Pranowo-Taj Yasin jika Pilkada Jateng di gelar saat ini juga.

“Hasil temuan survei membuktikan 60,9 persen masyarakat Jawa Tengah yakin dan percaya pengakuan Setya Novanto dan M. Nazarudin kalau Ganjar Pranowo menerima fee hasil korupsi e-KTP dan selebihnya ragu-ragu,” ucap dia.

Sedangkan masyarakat yang memilih Sudirman-Ida, karena mereka menginginkan Jateng dipimpin oleh Gubernur baru.

BACA JUGA :  Sudirman Tawarkan Sekolah Pamong Desa

Sekadar informasi, survei dilakukan mulai dari tanggal 1-14 Juni 2018 di 29 Kabupaten dan 6 Kota se-Jateng. Penelitian dilakukan dengan metode Survei Jajak Pendapat ini melibatkan 2.445 warga Jateng yang merupakan bagian dari populasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 27.068.125 pemilih.

Pengambilan sampel survei dilakukan dengan Metode Multi Stage Random Sampling yang memiliki Margin of Error sebanyak -/+ 1.98 persen dengan Tingkat Kepercayaan Survei sebesar 95 persen.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini