Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Fahira Idris/telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua Komite II DPD, Fahira Idris, meminta BPJS Kesehatan segera menyelesaikan pembayaran klaim kepada para mitra pemberi layanan fasilitas kesehatan (Faskes) di seluruh daerah. Sebab, keterlambatan pembayaran kepada mitra seperti rumah sakit, klinik dan praktek mandiri akan berdampak buruk bagi pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

“Komunikasi BPJS dengan Faskes soal pembayaran klaim harus berjalan dengan baik. Jangan sampai BPJS mismatch dengan Faskes soal pembayaran klaim,” ujar Fahira saat RDP dengan Direksi BPJS Kesehata, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah Dr Kusmedi Priharto dan Perwakilan Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia di Komplek Parlemen, Jakarta,, Selasa (26/6/18).

BACA JUGA :  Kasus Ibu Nuril, Fahira : Jangan Sampai Hukum Kehilangan Hakikatnya

“Penundaan atau keterlambatan pembayaran klaim akan berdampak kepada pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” sambungnya.

Fahira mengingatkan, keterlambatan pembayaran klaim ini bisa memicu keresahan dari para mitra. Karena, hal ini akan menggangu operasional dari pemberi layanan kesehatan.

“Yang ujung-ujung mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Direksi BPJS Kesehatan Bayu Wahyudi menuturkan, salah satu penyebab keterlambatan pembayaran klaim selama ini karena terjadi mismatch antara besaran iuran yang diterima dengan biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan.

“Selama ini besaran iuran yang ditetapkan sesuai Perpres Jaminan Kesehatan masih lebih rendah dengan perhitungan aktuaria,” tukasnya.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini