Ilustrasi/Net

telusur.co.id – Kapal Motor Ramos Risma Marisi, Jumat, sekira pukul 19.30 WIB mengalami kecelakaan di perairan Danau Toba, usai mengantar penumpang dari Pulau Sibandang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara ke Pelabuhan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

“Musibah tersebut terjadi, karena kapal kayu tersebut tidak memiliki lampu, dan akhirnya menabrak bambu yang ada di tengah Danau Toba,” kata Kepala Pos SAR Parapat, Torang, Jumat malam.

Kemudian, menurut dia, Ama Monang Lumbanraja menuju Jaifan Situmorang dan Rahmat Dani masuk ke dalam air untuk melihat tali kipas kapal yang sudah kondisi terdampar dan mereka mendorong kapal sampai ke pinggir Danau Toba.

BACA JUGA :  Jadikan Danau Toba Destinasi Wisata, Kemenpar Genjot Pengembangan Infrastruktur

“Namun, secara tiba-tiba angin kencang bertiup dan membawa kapal tersebut, hingga ke tengah Danau Toba,” ujar Torang.

Ia menjelaskan, Joifan Situmorang dan Rahmad Dani yang tengah berada di tengah danau berupaya menyelamatkan diri.Tetapi hanya Joifan yang berhasil selamat sampai ke pinggir Danau Toba.

“Menurut pengakuan Joifan, bahwa Rahmad tidak bisa menyelamatkan diri karena kelelahan,” kata Kepala Pos SAR Parapat.

Torang menambahkan, nama yang ada dalam kapal tersebut, yakni Joifan Situmorang, Rahmad Dani, Sahat Simorangkir, Jolom Sipayung dan Ama Monang Lumbanraja.

BACA JUGA :  KM Sinar Bangun Tenggelam, PB HMI Desak Polri Usut Dishub Sumut

“Polres Samosir bersama masyarakat masih melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di Danau Toba,” katanya. (ant)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini