Foto: net

telusur.co.id – Ketua Komisi V DPR Fary Djemi Francis berencana memanggil Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membahas lokasi tempat beristirahat selama arus mudik belum diatur secara baik, sehingga masih menimbulkan kemacetan.

“Kami melihat bahwa kemacetan di beberapa kawasan tol masih sama seperti arus mudik tahun lalu,” kata dia kepada wartawan, Jumat (15/6/18).

Seharusnya dikatakan politisi Partai Gerindra, masalah pengaturan di tempat peristirahatan bisa diatasi oleh kementerian terkait. Karena, dalam rapat bersama yang digelar pada 4 Juni lalu sudah ada pembahasan dan permintaan dari Komisi V DPR RI soal pengaturan di kawasan tempat peristirahatan.

“Tahun lalu, saat arus mudik kemacetan paling banyak terjadi di kawasan rest area. Hal ini karena di dalam kawasan rest area kapasitas penampungannya sedikit sehingga banyak pemudik yang parkir di badan jalan tol dan menimbulkan kemacetan dan tahun ini terjadi lagi,” tambahnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Kompetisi Petugas SAR, Kemenhub Gelar Pembekalan Pencarian dan Pertolongan Kecelakaan

Keempat kesepakatan itu antara lain, meminta anggaran Kementerian Perhubungan selaku koordinator pelayanan Angkutan Lebaran 2018 terpadu bersama dengan Kementerian PUPR, BMKG, Basarnas dan Korlantas Polri untuk mempersiapkan angkutan Lebaran secara baik.

Kedua adalah Komisi V DPR RI meminta pemerintah untuk terus meningkatkan koordinasi dan sinergi dalam mewujudkan peningkatan pelayanan antar moda dan antar wilayah serta konektifitas yang handal dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran.

Ketiga Komisi V DPR RI mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian khusus dan melakukan antisipasi terhadap permasalahan yang terjadi pada arus mudik dan balik Lebaran tahun 2017, antara lain penguraian cepat di lokasi berpotensi macet; meningkatkan kualitas pelayanan rest area, memaksimalkan ramp check dan pengawasan pelayanan tarif di seluruh moda transportasi.

BACA JUGA :  Kemenhub Beri Pengukuran Kapal di Bawah GT 7 ke Nelayan

Dan keempat Komisi V sepakat untuk mengagendakan rapat evaluasi rapat evaluasi tentang penanganan arus mudik dan arus balik Lebaran 2018 segera setelah selesai Operasi Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2018.

Dari keempat kesimpulan itu satu kesimpulan saja menurutnya belum diatur secara baik oleh kementerian terkait. Sehingga diperlukan evaluasi untuk hal itu.

Untuk arus mudik tahun ini khususnya pada H-1 Idul Fitri pada 14/6 kemarin masih ada laporan yang menyatakan kemacetan masih terjadi di sepanjang rest area KM 19, KM 39 serta KM 68 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).[ant]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini