Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir/Istimewa

telusur.co.id – Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan Pilkada merupakan proses politik yang sangat penting dan strategis dalam menentukan
kepemimpinan Provinsi dan Kabupaten/Kota sebagai salah satu penentu kemajuan dan
kemakmuran masyarakat di daerah.

Oleh karena itu, semua pihak hendaknya berperan serta menyukseskan Pilkada sesuai dengan posisi dan fungsi masing-masing secara konsisten dan bertanggungjawab.

“Penyelenggara Pilkada hendaknya bekerja profesional, independen, transparan, obyektif, akuntabel, adil, dan penuh tanggungjawab untuk terselenggaranya Pilkada yang berkualitas dan memastikan seluruh tahapan dan proses Pilkada berlangsung dengan demokratis,sesuai aturan, aman, tertib, dan lancar sehingga menghasilkan kepemimpinan di daerah yang benar-benar mengutamakan kepentingan dan kemakmuran rakyat di atas segalanya,” ujar Haedar melalui keterangan tertulisnya, Senin.

BACA JUGA :  Di PP Muhammadiyah, Ketua MPR Bicara Ketimpangan Tua Dan Miskin

Selain itu, Haedar juga berharap pemerintah dan aparatur negara hendaknya mendukung dan memfasilitasi penyelenggaraan Pilkada sesuai dengan tugas, kewenangan, dan tanggung jawab yang tinggi.

Pemerintah dan aparatur negara hendaknya benar-benar menjaga netralitas, integritas, dan kredibilitas serta mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok dengan tidak menggunakan dan menyalahgunakan jabatan dan fasilitas negara untuk kepentingan pemenangan salah satu pasangan baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Untuk para kandidat, terang Haedar lagi, hendaknya bersaing secara sehat, sportif, berjiwa ksatria, dan mematuhi semua
peraturan dengan menjauhi praktik politik uang, keculasan, kecurangan, kekerasan, kampanye hitam serta pernyataan-pernyataan yang mengandung unsur kebencian dan bernuansa SARA.

BACA JUGA :  Pernyataan Wiranto Bikin Bawaslu Terkejut

Para kandidat dan tim kampanye hendaknya tidak melakukan politisasi agama yang mereduksi nilai-nilai luhur agama dan berpotensi memecah belah masyarakat, umat, dan bangsa.

Kepada masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, agar dalam menentukan pilihan mempertimbangkan dan mengutamakan pemimpin yang memiliki kompetensi kepemimpinan, visioner, amanah, berakhak mulia, bersih dari korupsi, mampu menjalin kerjasama dengan semua elemen bangsa, berjiwa negarawan, dan berdedikasi tinggi dalam melayani seluruh rakyat.

“Masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah, hendaknya berpartisipasi aktif dan konstruktif dalam proses Pilkada dengan menjadi pemilih yang kritis, cerdas, arif, dan dewasa serta memberikan suara dengan penuh tanggungjawab,” tandasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini